Nasehat Pernikahan

Image

Ini adalah nasehat pernikahan untuk anda calon pengantin, pengantin baru, pengantin lama bahkan pengantin tua.

Bahwa pernikahan itu dibangun atas dasar kepercayaan (trust) yang bila kepercayaan itu telah musnah, maka musnah pula bangunan di atasnya.

Tidak perlu ragu untuk menyatakan batas pernikahan itu berada di garis kepercayaan, dimana satu pelanggaran fatal akan merubah pernikahan menjadi perceraian. Hal ini demi menjaga keutuhan sebuah rumah tangga yang harmonis, sakinah mawaddah wa rahmah.

Pernikahan adalah koperasi, dimana anggotanya berprinsip sama-sama memberi dan sama-sama menerima. Bukan sidang pengadilan dimana orang-orang di dalamnya sama-sama menuntut dan sama-sama terpaksa memberi.

Memberi tidak sama dengan terpaksa memberi, karena memberi adalah tanda keikhlasan. Dan keikhlasan adalah bentuk ketulusan, lalu ketulusan melahirkan rasa senang, rasa senang menumbuhkan rasa cinta, rasa cinta akan berkembang tersu menjadi kebahagiaan rumah tangga.

Menerima tidak sama dengan menuntut, dimana menerima jerih payah dan usaha maksimal pasangan hidup adalah bentuk kerelaan untuk saling berkorban. Kita semua selayaknya menyadari bahwa pengorbanan lah yang mengangkat rasa cinta itu tinggi setinggi langit. Pengorbanan lah yang membuat segala kepedihan terasa manis. Pengorbanan lah yang membuat kesusahan sebagai tantangan.

Seandainya iman saja bisa naik dan turun di dalam diri manusia, apatah lagi rasa cinta? Tentu bisa lebih fluktuatif dari rasa iman kita.

Maka tidak perlu ragu, malu apalagi gengsi untuk me-refresh kembali memory indahnya pernikahan.

Tidak ada waktu yang terlalu lama dalam sebuah pernikahan, tidak ada momen yang terlalu singkat untuk dilupakan, tidak ada rasa yang terlalu hambar untuk disemai dalam mahligai cinta rumah tangga.

Mari merangkul kembali pasangan hidup kita, dengan kata-kata yang penuh cinta, dengan rasa yang penuh hormat atas segala kebaikan yang pernah dilakukan, dengan sikap penuh kelemah-lembutan sebagai bentuk kasih sayang.

Ya Allah.. Ya Wadud… Engkau Maha Cinta, rangkul lah cinta kami kepada pasangan hidup kami hanya karena-Mu

Ya Allah.. Ya Latif… Engkau Maha Lembut, Lembutkan lah hati, perilaku dan tutur kami kepada pasangan kami.

*Dari saudara kalian Suryandi Temala

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s