Allah menunda tetapi tidak melupakan

Image

Hari ini ( 28 Januari 2014) menyaksikan berita di TV, ada dua kejadian maut yang memiliki penyebab yang sama, yaitu : Tidak mau taat aturan.

Peristiwa pertama adalah kejadian di JLNT Cassablanca Jakarta, sudah ada larangan agar sepeda motor tidak melalui jalur tersebut tetapi dilanggar juga. Sehingga karena takut ada razia di ujung jalan, sepasang suami istri tersebut memutar arah melawan arus lalu lintas. Dan sudah dapat diprediksikan bahwa kecelakaan terjadi. Sang suami patah tangan dan kaki, sedangkan istrinya yang tengah hamil muda terlempar jatuh dari atas JLNT ke bawah dan tewas seketika.

Peristiwa kedua adalah dua mahasiswa pecinta alam (mapala) dari PTS di Surabaya yang hilang di Gunung Arjuna kini telah ditemukan tewas. Sang ibu korban sudah melarang anaknya untuk pergi, namun ketika sang ibu masuk kerja siang hari, sang anak pun pergi sore harinya.

Melanggar larangan dari hukum buatan manusia pun sudah pasti mendapat bencana dan akibat yang buruk, apalagi melanggar hukum Sang Pencipta manusia.

Terkadang bahkan sering sekali Allah “yumhil walaa yuhmal” yaitu menunda (azab atas pelanggaran laranganNya) tetapi sungguh Allah tidak pernah melupakan pelanggaran tersebut.

Mari kita ingat berapa banyak pelanggaran hukum Allah yang kita lakukan? Dan berapa banyak penundaan hukuman pelanggaran tersebut Allah berikan hanya agar kita dapat kembali bertaubat kepada Nya?

Allah begitu Maha Kasih dan Maha Sayang, maka mari dari sekarang kita niatkan berubah menjadi lebih baik meskipun perubahan yang dapat kita lakukan masih amat perlahan.

Niat perubahan itu yang paling penting, karena tanpa niat itu kita tidak akan pernah berubah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s